comment(s)

Kalau dilihat sepintas, sepasang sepatu ini terlihat seperti flat shoes pada umumnya. Kecuali tumit 2 sentimeternya mungkin—yang sekaligus adalah alasan kenapa saya suka sepatu yang ini, terutama kalau saya harus melewati area berbatu-batu atau tempat parkir yang tidak rata.

Selain faktor kenyamanannya, saya juga suka bahan kulitnya dan corak warnanya yang sangat earthy, dan juga desainnya yang cukup unik dibandingkan kebanyakan sepatu flat yang pernah saya coba. Sayangnya, demikian sukanya saya dengan sepatu ini, jam terbangnya jadi agak tinggi… mungkin agak terlalu tinggi malah, apalagi mengingat usianya yang sudah tidak muda lagi. Jadi, saya agak terkejut, walaupun sebenarnya tidak terlalu heran, ketika sol sepatu kesayangan saya lepas…

Untungnya, setelah rawat inap satu malam di toko reparasi sepatu, kondisinya sudah kembali seperti baru lagi. Jadi yang perlu diperbaiki tinggal kebiasaan saya untuk mencari sepatu not-so-flat ini setiap kali akan keluar rumah….

FROM ARCHIVES

ARCHIVES

January 2017
view more
  • May 2013
  • June 2013
  • July 2013
  • August 2013
  • September 2013
  • February 2014
  • March 2014
  • April 2014
  • May 2014
  • June 2014
  • July 2014
  • August 2014
  • September 2014
  • February 2015
  • March 2015
  • April 2015
  • May 2015
  • June 2015
  • July 2015
  • August 2015
  • September 2015
  • Buying a new diamond ring (or any kind of diamond jewelry ...
  • As the colder season starts in earnest one particular style ...
  • Everybody wants beautiful and also healthy nails And like so ...
  • We’ve seen a lot of bold cosmetics on this year’s fall/winter ...