Menyusun anggaran itu (relatif) mudah kalau kita memiliki pemasukan rutin. Tapi kalau kita punya usaha sendiri atau bekerja sebagai freelancer, bisa jadi pemasukan tidak datang secara teratur. Dalam kondisi seperti ini, apakah kita masih perlu menyusun anggaran bulanan yang ketat? Membuat anggaran itu justru semakin penting kalau sumber dana kita tidak teratur—walaupun sekaligus lebih menantang juga. Tapi jangan khawatir, karena sudah ada banyak orang yang mendahului kita, dan rahasia anggaran teratur dengan pendapatan tidak teratur sudah terungkap…

Rahasia no.1: Jika pemasukan kita tidak stabil, maka pengeluaran kita harus stabil. Pada praktiknya, jalur yang kita tempuh akan berlawanan dengan anggaran untuk yang memiliki gaji bulanan. Jadi, bukannya menyesuaikan pengeluaran agar sesuai dengan pendapatan, kita akan mulai dengan menentukan pengeluaran kemudian menghitung seberapa besar pemasukan yang akan kita butuhkan.

Untuk merencanakan pengeluaran, sangat disarankan mengikuti aturan 50/20/30:

50% untuk yang esensial; makanan, bensin, dll.

20% untuk prioritas finansial; tabungan pensiun, cicilan kredit, dll.

30% untuk pilihan gaya hidup; TV kabel, hobi, dll.

Berdasarkan proporsi di atas, cobalah membuat perkiraan pengeluaran mendasar, termasuk belanja sehari-hari, listrik dan gas, biaya medis, transportasi, pajak, dll. Angka ini pada dasarnya akan menjadi target pemasukan kita.

Rahasia no.2: Untuk memudahkan pengelolaan keuangan, buka empat rekening bank. OK, mungkin yang satu ini terdengar agak berlebihan, tapi menjejal semua transaksi ke dalam satu rekening kemudian berusaha memahami mutasinya dijamin membuat sakit kepala. (Percaya saja deh—saya sempat sekian tahun melalui skenario seperti ini… ^^). Idealnya, kita akan memegang:

Rekening usaha: Segala macam pembayaran dari klien akan masuk ke sini. Kemudian, setiap bulannya kita akan melakukan transfer ke tiga rekening lainnya, yaitu:

Rekening pribadi: Akun yang satu ini akan digunakan untuk mendanai semua keperluan dan tagihan rutin. Jika pendapatan kita ternyata lebih besar dari target di atas, ‘bonus’-nya juga sebaiknya masuk ke sini.

Rekening darurat: Saldo akun yang ini sebaiknya jangan sampai di bawah enam kali pendapatan bulanan (bersih), dan disiapkan untuk (apalagi kalau bukan) keperluan darurat dan mendadak.

Tabungan prioritas: Dana dari rekening ini digunakan untuk pengeluaran tahunan (misalnya pajak penghasilan) dan untuk keperluan jangka panjang (misalnya untuk dana pendidikan anak).

Dan pada dasarnya hanya itu yang dibutuhkan untuk membuat anggaran yang solid dan pas untuk orang-orang yang tidak mengenal gaji bulanan…

FROM ARCHIVES

ARCHIVES

January 2017
view more
  • May 2013
  • June 2013
  • July 2013
  • August 2013
  • September 2013
  • February 2014
  • March 2014
  • April 2014
  • May 2014
  • June 2014
  • July 2014
  • August 2014
  • September 2014
  • February 2015
  • March 2015
  • April 2015
  • May 2015
  • June 2015
  • July 2015
  • August 2015
  • September 2015
  • Buying a new diamond ring (or any kind of diamond jewelry ...
  • As the colder season starts in earnest one particular style ...
  • Everybody wants beautiful and also healthy nails And like so ...
  • We’ve seen a lot of bold cosmetics on this year’s fall/winter ...