14 Aug 2013

Carefree Holidays…

comment(s)

Ada orang-orang yang rajin menabung untuk liburan panjang setahun sekali; ada orang-orang yang menggunakan kartu kredit untuk pengeluaran selama liburan kemudian mencicil tagihannya sekian bulan setelah pulang; dan kemudian ada orang-orang—orang-orang yang sangat gemar bertualang—yang dengan girang bisa menghabiskan seluruh tabungannya untuk satu liburan spektakuler, dan berpikir tentang hari esok kalau hari esok sudah tiba. Tentunya hal ini sangat nekat, benar-benar gegabah, sekaligus luar biasa…. ^^

Harus diakui, sebenarnya saya mengagumi orang-orang yang bisa berlibur tanpa beban seperti ini… terutama karena mereka bisa benar-benar menikmati momen yang ada di depan mereka dan (biasanya sih) siap menanggung akibatnya. Pribadi-pribadi petualang ini tidak akan segan-segan menguras isi tabungan mereka (tak sedikit pula yang sebelumnya mencari pekerjaan tambahan) untuk satu petualangan besar ke lokasi eksotis yang jauh. Sering kali, mereka akan memilih opsi backpacking melalui daerah-daerah yang jelas bukan tujuan wisata umum. Saya pernah mendengar tentang orang-orang yang pergi ke Nepal, hitchhiking melewati sekian negara bagian di Amerika Serikat, atau mengunjungi perairan di sekitar kepulauan Sangihe di Manado untuk menyelam.

Dampak negatif dari gaya berlibur seperti ini cukup jelas: Setelah liburannya usai, kita harus mulai dari nol lagi. Mencari pekerjaan baru, hidup ekstra hemat karena tabungan kita lenyap, dan mungkin mencicil hutang selama sekian bulan mendatang.

Tapi apa yang bisa kita dapat dari petualangan seperti ini mungkin saja bisa sepadan dengan bebannya. Satu hal yang pasti, perjalanan yang kita lalui akan benar-benar merupakan ‘petualangan’ tulen. Tanpa rencana perjalanan yang disusun rapi, reservasi hotel, atau pemandu wisata, apa saja bisa terjadi—ada yang baik, ada yang buruk, tapi tetap saja semuanya bisa menjadi pengalaman yang berharga. Sebisa mungkin menghindari pengeluaran besar untuk hotel mewah, tempat wisata populer, dan tiket pesawat agar dana liburan kita bisa seawet mungkin berarti bahwa kita kemungkinan besar akan mengalami berbagai hal yang tidak akan dilihat maupun didengar kebanyakan turis: Perjalanan naik kereta api di daerah pedalaman, warung-warung pinggir jalan yang menyajikan hidangan lokal yang otentik, pemandangan megah tanpa kerumunan wisatawan, losmen terpencil yang menyajikan sarapan pagi paling mantap sedunia, dan masih banyak lagi.

Bagi kebanyakan orang, gaya hidup yang stabil dan liburan tanpa banyak kejutan jelas lebih nyaman. Tapi bagaimanapun juga rasanya mustahil jiwa petualang kita tidak tergelitik oleh kemungkinan melepas semua beban dan berkelana ke seluruh penjuru dunia, toh? Jelas keputusan demikian tidak bijaksana, tapi tentunya menyenangkan

FROM ARCHIVES

ARCHIVES

January 2017
view more
  • May 2013
  • June 2013
  • July 2013
  • August 2013
  • September 2013
  • February 2014
  • March 2014
  • April 2014
  • May 2014
  • June 2014
  • July 2014
  • August 2014
  • September 2014
  • February 2015
  • March 2015
  • April 2015
  • May 2015
  • June 2015
  • July 2015
  • August 2015
  • September 2015
  • Buying a new diamond ring (or any kind of diamond jewelry ...
  • As the colder season starts in earnest one particular style ...
  • Everybody wants beautiful and also healthy nails And like so ...
  • We’ve seen a lot of bold cosmetics on this year’s fall/winter ...