comment(s)

Liburan panjang saya yang terakhir (waduh, kayaknya sudah LAMA sekali) kebetulan juga adalah liburan terbaik yang saya alami. Perjalanan saya kali itu bukannya seru… malah sebaliknya, benar-benar santai dan bebas kerepotan. Penerbangan ke Balinya (yup, liburan terakhir saya agak klise ya?) berjalan lancar, demikian pula perjalanan dari bandara ke hotel saya (di daerah Tanjung Benoa) dan check in ke hotelnya. Praktis semua kegiatan saya selama di sana juga berjalan mulus. Alasannya? Low season

Yup, yang satu ini memang tip paling populer untuk liburan bebas sakit kepala: pergi saat low season. Keuntungan pertama adalah bahwa saingan kita dalam memperebutkan tiket pesawat dan kamar hotel tidak terlalu banyak; yang artinya bahwa harga tiket mungkin turun sementara hotel-hotel tidak akan membebankan biaya ekstra untuk high season (biasanya mulai dari IDR 300.000 ke atas).

Keuntungan nomor dua adalah bahwa liburan kita akan disajikan dengan ketenangan dan kedamaian ekstra. Memang, tujuan wisata populer seperti Bali tidak akan pernah kekurangan turis, tapi ketika saya di sana saya ingin menggunakan layanan shuttle gratis ke Kuta yang disediakan oleh hotelnya, yang sebenarnya mewajibkan peminat mendaftar sehari sebelumnya karena hanya ada satu mobil. Tapi karena akhirnya sama sekali tidak ada antrean, akhirnya untuk sehari saya ke sana kemari menggunakan shuttle pribadi. Kuta sendiri juga jauh lebih lenggang dari yang saya bayangkan…

Tentunya merencanakan liburan pada low season tidak selalu mudah, apalagi untuk yang sudah berkeluarga atau yang harus berhadapan dengan aturan cuti yang ketat. Bagaimanapun juga, tak ada salahnya mencari informasi tentang low season dan high season dari tujuan-tujuan wisata yang mungkin akan kita incar untuk liburan panjang berikutnya. High season di Bali, misalnya, dimulai dari pertengahan Juli sampai pertengahan September dan dari akhir Desember sampai awal Januari. Jadi ada baiknya kita mencoba menghindari bulan-bulan itu. Di Bangkok (yang ini juga populer sebagai tujuan liburan, kan) low season dimulai dari Maret sampai September; sayangnya, Juli sampai September adalah high season di Jakarta sehingga harga tiket pesawat biasanya melambung tinggi, sehingga jalan terbaik adalah memilih waktu antara Maret sampai Juni.

Dan untuk tempat-tempat lainnya, silakan bertanya pada Google… ^^HiHH

FROM ARCHIVES

ARCHIVES

January 2017
view more
  • May 2013
  • June 2013
  • July 2013
  • August 2013
  • September 2013
  • February 2014
  • March 2014
  • April 2014
  • May 2014
  • June 2014
  • July 2014
  • August 2014
  • September 2014
  • February 2015
  • March 2015
  • April 2015
  • May 2015
  • June 2015
  • July 2015
  • August 2015
  • September 2015
  • Buying a new diamond ring (or any kind of diamond jewelry ...
  • As the colder season starts in earnest one particular style ...
  • Everybody wants beautiful and also healthy nails And like so ...
  • We’ve seen a lot of bold cosmetics on this year’s fall/winter ...