comment(s)

Coba lihat news feed Facebook atau home page Twitter, dan kemungkinan besar kita akan melihat setidaknya satu artikel yang mengungkapkan ‘fakta’ kesehatan yang mengejutkan, yang pokoknya wajib dibaca dan di-share. Terkadang topiknya adalah seputar produk populer (“Tahu tidak kalau kandungan asam Coca-Cola demikian tingginya sampai bisa melarutkan paku?”), atau kebiasaan makan (“Minum air dingin setelah makan memicu kanker!”), dan seterusnya. Dan mungkin kita juga bisa melihat bahwa artikel yang bersangkutan sudah di-share sekian ribu kali…

Sayangnya, hal ini berarti bahwa sudah ada ribuan orang yang termakan hoax bodoh…

Jadi, bagaimana caranya membedakan hoax dari artikel faktual? Berikut beberapa gejala umum dari nasihat palsu:

1. Penulis artikelnya tidak diketahui…

2. Artikelnya memuat kalimat seperti, ‘Forward ke semua orang yang Anda kenal!’ atau ‘WAJIB DISHARE!!!’ dan juga ‘Ini BUKAN tipuan’.

3. Isinya cenderung persuasif, bukan informatif.

4. Penulis artikelnya mengklaim memiliki informasi yang sangat penting, tapi informasi tersebut tidak bisa ditemukan di sumber-sumber lain yang terpercaya seperti situs berita, jurnal medis, dan sebagainya.

5. Artikelnya tidak disertai rujukan. Kadang-kadang penulisnya akan mengklaim telah mendapat informasi dari sumber yang bonafide (dan biasanya terkenal), tapi link yang dicantumkan (kalau ada) mengarahnya ke situs atau blog pribadi.

Dan yang terakhir, cara terbaik untuk menguji kebenaran sebuah artikel adalah menengok ke situs-situs seperti Snopes.com dan Hoax-Slayer yang spesialisasinya adalah membedah hoax di Internet serta legenda-legenda urban.

Jadi, berikutnya kita melihat post dramatis tentang ‘penemuan inovatif’ dalam riset medis, mungkin ada baiknya kita agak skeptis. Karena sebenarnya, minum air dingin setelah makan tidak akan menyebabkan kanker, memakai ulang botol plastik juga tidak akan menyebabkan kanker meski sebaiknya kita tidak memanaskan botol plastik bekas, mi instan dalam cup tidak dilapisi lilin yang akan menyumbat usus kita, buah bisa dicerna dengan baik meski dilahap setelah kita makan, dan universitas John Hopkins tidak pernah merilis update informasi tentang kankerHoax yang satu ini begitu populernya sampai institusi tersebut mau tidak mau menerbitkan bantahan panjang lebar… 

FROM ARCHIVES

ARCHIVES

January 2017
view more
  • May 2013
  • June 2013
  • July 2013
  • August 2013
  • September 2013
  • February 2014
  • March 2014
  • April 2014
  • May 2014
  • June 2014
  • July 2014
  • August 2014
  • September 2014
  • February 2015
  • March 2015
  • April 2015
  • May 2015
  • June 2015
  • July 2015
  • August 2015
  • September 2015
  • Buying a new diamond ring (or any kind of diamond jewelry ...
  • As the colder season starts in earnest one particular style ...
  • Everybody wants beautiful and also healthy nails And like so ...
  • We’ve seen a lot of bold cosmetics on this year’s fall/winter ...