Untuk hampir semua pasangan suami istri (dan calon pasutri), perceraian adalah topik tabu. Kalau kita mau mempertimbangkan untuk pisah, untuk apa menikah, toh? Tapi kematian… nah, yang satu ini tidak terhindarkan dan sering kali juga tidak terduga. Dan karena itulah topik yang satu ini perlu masuk dalam daftar “hal-hal yang harus dibicarakan sebelum pernikahan” oleh pasangan mana saja…

Tapi yang ingin saya tunjukkan di sini bukan mengenai pentingnya menyusun surat wasiat (yang ini sebaiknya didiskusikan dengan notaris) atau bagaimana menyikapi rasa sedih dan kehilangan. Sebaliknya, yang mungkin perlu disoroti juga adalah kesiapan menghadapi skenario di mana suami atau istri harus memegang fungsi dari dua orang. Jadi, apakah kita dan pasangan kita sama-sama bisa memasak dan memahami cara pembayaran semua tagihan rutin dan tahu kapan mobil harus dibawa ke bengkel dan tahu kata sandi yang digunakan untuk rekening online banking bersama?

Situasinya akan semakin rumit kalau ada anak dalam keluarga: Tiba-tiba, kita menjadi satu-satunya panutan untuk mereka, dan juga satu-satunya penghubung dengan kedua sisi dari keluarga besar mereka.

Memang, topik yang satu ini sangat suram. Tapi kalau kita dan pasangan (atau calon pasangan) kita bisa siap menghadapi kematian, apa lagi yang bisa menjegal kita?

FROM ARCHIVES

ARCHIVES

January 2017
view more
  • May 2013
  • June 2013
  • July 2013
  • August 2013
  • September 2013
  • February 2014
  • March 2014
  • April 2014
  • May 2014
  • June 2014
  • July 2014
  • August 2014
  • September 2014
  • February 2015
  • March 2015
  • April 2015
  • May 2015
  • June 2015
  • July 2015
  • August 2015
  • September 2015
  • Buying a new diamond ring (or any kind of diamond jewelry ...
  • As the colder season starts in earnest one particular style ...
  • Everybody wants beautiful and also healthy nails And like so ...
  • We’ve seen a lot of bold cosmetics on this year’s fall/winter ...