Sekarang ini, rasanya kita bisa dengan mudah melihat lusinan produk ‘detoks’ sekedar dengan menengok ke bagian jus botolan di supermarket terdekat. Dan di rak-rak majalah, kita mungkin bisa melihat iklan program detoks yang ditawarkan di berbagai spa.

Nah, kalau kita bicara dengan pakar-pakar kesehatan, sebenarnya ada banyak kontroversi seputar apakah yang namanya ‘detoks’ ini benar-benar efektif. Ah, tapi ada beberapa hal—hal-hal simpel—yang bisa dilakukan siapa saja untuk membersihkan diri dari beragam racun yang sudah menjadi bagian dari kehidupan modern.

Pertama-tama, kita bisa mencoba beralih ke produk-produk kecantikan alami dan organik. Jangan lupa, kulit kita adalah salah satu gerbang utama tempat masuknya beragam bahan kimia ke dalam tubuh. Satu cara mudah untuk menentukan ada atau tidaknya bahan sintetis adalah melihat apakah ada nama-nama bahan yang rumit dan sulit diucapkan, plus kata-kata ‘fragrance’ dan ‘parfum’ pada deskripsi produknya.

 

1

 

Bahan makanan organik yang diproduksi lokal juga merupakan opsi tepat. Selain rasanya lebih enak, dan (biasanya) bebas dari pestisida serta bahan kimia lainnya.

Karena toh kita sudah bicara tentang makanan, tidak ada salahnya juga kita mempertimbangkan untuk mengurangi konsumsi daging. Masalahnya, ada banyak bahan kimia berbahaya yang bisa melekat pada jaringan lemak hewan ternak. Kita tidak perlu menjadi vegetarian, tapi membatasi asupan produk hewan bisa membantu.

Dan tentu saja banyak minum air juga tidak kalah pentingnya.

Selanjutnya kita beralih ke rumah. Yup, berhubung kita toh menghabiskan cukup banyak waktu di dalam rumah, masuk akal bahwa kita melengkapi rumah kita dengan baik, toh? Jadi, kita bisa mulai dengan, misalnya saja, vacuum cleaner yang dilengkapi filter HEPA (high-efficiency particulate air) yang bisa menyaring partikel-partikel ultra-halus, dan cat tembok dengan kandungan VOC (volatile organic compound) rendah.

 

2

 

Akhirnya, kita sampai pada solusi klasik untuk kesehatan dan kecantikan: olahraga. Berkeringat adalah cara mantap untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Selain itu, ada banyak bahan kimia berbahaya yang tersimpan dalam sel-sel lemak—dan ketika kita membongkar jaringan lemak, racun di dalamnya dilepaskan dan kemudian dibuang.

 

 

Image Copyright:
radakaran / 123RF Stock Photo
c_brignell / 123RF Stock Photo
nyul / 123RF Stock Photo

FROM ARCHIVES

ARCHIVES

January 2017
view more
  • May 2013
  • June 2013
  • July 2013
  • August 2013
  • September 2013
  • February 2014
  • March 2014
  • April 2014
  • May 2014
  • June 2014
  • July 2014
  • August 2014
  • September 2014
  • February 2015
  • March 2015
  • April 2015
  • May 2015
  • June 2015
  • July 2015
  • August 2015
  • September 2015
  • Buying a new diamond ring (or any kind of diamond jewelry ...
  • As the colder season starts in earnest one particular style ...
  • Everybody wants beautiful and also healthy nails And like so ...
  • We’ve seen a lot of bold cosmetics on this year’s fall/winter ...