Bicara soal berlian, hanya ada empat konsep yang benar-benar perlu kita kenal dekat: Color, Clarity, Cut, dan Carat. Tapi tentu saja ada cukup banyak istilah lain yang mungkin akan kita temui, seperti ‘fire’ atau ‘scintillation’ (yang akan kita bahas di lain kesempatan). Dan kemudian ada pula jajaran konsep yang kurang begitu dikenal, dan sayangnya sering menjadi korban kesalahpahaman... konsep-konsep seperti topik hari ini: fluorescence.

Jadi, hari ini, daripada diskusi mengenai standar kualitas yang sering muncul di sini, mari kita melihat makna fluorescence (atau fluoresens) dalam dunia berlian...

1

Pertama-tama, mari kita mulai dengan definisi: Pada dasarnya, fluoresens adalah cahaya pudar yang terlihat ketika sebuah berlian terkena sinar ultraviolet (termasuk sinar matahari), dan diakibatkan oleh reaksi dari sisa-sisa mineral di dalam berlian tersebut. Fenomena ini dapat ditemui dalam satu dari setiap tiga berlian. Di antara berlian dengan fluoresens, warna yang paling umum adalah biru, diikuti kuning.

Tapi yang lebih penting, fluoresens sering kali dianggap sebagai sifat negatif yang dapat menurunkan nilai sebuah berlian. Apakah anggapan ini benar?

Nah, menurut sejumlah studi oleh Gemological Institute of America (GIA), fluoresens tidak menyebabkan efek yang tampak pada tampilan berlian. Malah sebaliknya, sejumlah pengamat justru lebih menyukai berlian dengan fluoresens medium atau kuat. Memang, fluoresens ekstrem bisa menyebabkan berlian terkesan buram atau berminyak, tapi hal ini hanya ditemui pada 0,2% dari semua berlian.

Fluoresens juga terbukti tidak memiliki dampak pada integritas struktural sebuah berlian.

Jadi, apakah sebenarnya ada dampak dari fluoresens terhadap nilai sebuah berlian? Ada, tapi bukan karena fluoresens merupakan sifat yang tidak baik. Pertama-tama, fluoresens biru bisa dianggap sebagai faktor positif karena membuat warna berlian terkesan lebih putih; sementara warna kuning dapat menyebabkan sebuah berlian tampak seolah-olah memiliki tingkat warna yang lebih rendah. Selain itu, seperti sempat disinggung di atas, jika fluoresensnya terlalu kuat, berliannya bisa terlihat seolah-olah “buram” atau “berminyak”. Tapi berlian dengan kadar fluoresens seperti ini teramat langka.

Kesimpulannya: jangan terlalu khawatir mengenai fluoresens. Biasanya, fluoresens sekedar merupakan efek samping, dan ada pula orang-orang yang justru menyukainya...

2

 

 

 

Image Copyright:
Maksim Shebeko / 123RF Stock Photo

FROM ARCHIVES

ARCHIVES

January 2017
view more
  • May 2013
  • June 2013
  • July 2013
  • August 2013
  • September 2013
  • February 2014
  • March 2014
  • April 2014
  • May 2014
  • June 2014
  • July 2014
  • August 2014
  • September 2014
  • February 2015
  • March 2015
  • April 2015
  • May 2015
  • June 2015
  • July 2015
  • August 2015
  • September 2015
  • Buying a new diamond ring (or any kind of diamond jewelry ...
  • As the colder season starts in earnest one particular style ...
  • Everybody wants beautiful and also healthy nails And like so ...
  • We’ve seen a lot of bold cosmetics on this year’s fall/winter ...