Stories

Tidak Perlu Menjadi Bintang “Emily in Paris” untuk bisa tampil menawan, Cincin Tunangan Solitaire “Brilliant Rose” Menjadi Solusi Buat Kamu yang Ingin Tampil Beda.

Lily Collins Bintang Serial Netflix Emily in Paris beberapa waktu lalu memamerkan cincin tunangannya yang unik pada akun Instagram pribadinya. Cincin tunangan ini dibuat khusus oleh desainer perhiasan kenamaan Irene Neuwirth atas permintaan kekasihnya Charlie Mc Dowel sebagai simbol cinta kepada Lily Collins setelah menjalani hubungan selama 1 tahun. Perempuan mana yang mampu menolak? Ketika pasangan yang dicintai berlutut dan menawarkan diri untuk memasangkan cincin bertahtakan batu berlian cantik nan istimewa yang bersinar dengan indahnya.

Sekedar menjadi pengingat bahwa di Mondial Jeweler juga menghadirkan koleksi cincin tunangan dengan potongan diamond yang tak kalah uniknya yang biasanya menggunakan solitaire ring yaitu cincin yang dirangkai kokoh dengan menggunakan international branded diamond Brilliant Rose dari PT Central Mega Kencana (CMK) pada bagian tengah (berlian utama / tunggal) dan ada juga varian lain yang menaburkan berlian-berlian kecil pada kedua sisinya.

Berlian Brilliant Rose terinspirasi dari gambar bunga mawar (Rosace) yang terukir pada kaca patri jendela Gereja Katedral Notre Dame di Paris. Brilliant Rose hadir dengan 66 facet (irisan), lebih rumit 8 facet dari berlian pada umumnya sehingga mampu memantulkan cahaya yang lebih terang dan cemerlang. Brilliant Rose telah diuji oleh GIA (Gemological Institute of America) sebuah lembaga yang berdedikasi untuk menyediakan penelitian dan pendidikan berlian dengan hasil penilaian sempurna (excellent).

Berikut ini beberapa koleksi Cincin tunangan Solitaire yang hadir dengan Brilliant Rose:

Divina

Cincin dengan bentuk desain yang menawan ini memiliki berlian tengah Brilliant Rose sebesar 0.3 carat dan pada kedua sisinya tersemat 2 buah batu ruby masing-masing 0.022 carat dan 23 butir berlian seberat 0.115 carat yang menjadikan cincin ini sebagai karya abadi dan berharga. Kemurnian cincin Divina hadir dalam kerangka emas putih 3.5 gram.

Karubi

Lingkaran cahaya malaikat menjadi inspirasi dalam mendesain cincin berlian ini, dilengkapi dengan teknik pengerjaan dengan detail sempurna. Ukiran khas victorian hadir anggun dengan perpaduan emas putih (white gold) dan emas merah muda (rose gold) 3.9 gram serta sebuah berlian Brilliant Rose 0.3 carat di tengah dan 20 butir berlian dengan total 0.12 carat pada sisi kiri dan kanan cincin ini. Tampilan cincin ini dipermanis dengan 2 butir batu ruby seberat 0.44 carat mampu menambah dimensi volume yang unik pada cincin ini.

Seraphine

Terinspirasi dari keanggunan malaikat yang dilambangkan dengan paduan white gold dan rose gold seberat 3.75 gram.  Detail renda yang apik membentuk setengah lingkaran yang tersemat sempurna pada jari pemakainya. Terdapat 56 butir berlian membentuk dua baris seberat 0.336 carat yang berbinar pada sisi kiri dan kanan juga halo setting melingkari sebutir berlian Brilliant Rose 0.3 carat di bagian tengah. Ditambah lagi dengan 2 butir ruby 0.046 carat menjadikan cincin ini menampilkan keanggunan yang menawan hati.

Infini

Desain yang mewah & detail yang rumit  membuat cincin berlian ini tampil beda secara signifikan. Pada cincin ini menghadirkan detail ukiran beading dan lace white gold serta rose gold 4.32 gram yang mewah berbentuk bulat sempurna pada sisi dalam cincin. Sebutir Berlian Brilliant Rose 0.3 carat diperindah dengan tampilan 6 butir ruby seberat 0.114 carat

Elysia

Cincin dengan design yang klasik ini tercipta dengan detail yang mengutamakan keanggunan pada tampilannya. Hadir dengan white gold dan rose gold seberat 4.32 gram sebagai aksen pada penopang sebuah berlian utama seberat 0.3 carat. Serta kilauan 6 butir ruby 0.144 carat menambah gemerlapnya Solitaire ini. Cincin tunangan ini layak dikenakan selamanya untuk menghiasi jari setiap wanita yang dicintai.

Yang perlu diingat adalah bahwa setiap perhiasan Mondial Jeweler dikerjakan oleh tangan-tangan ahli yang sangat memperhatikan detail dan memiliki standar kualitas tinggi, pada proses produksinya menggunakan teknologi komputerisasi pada penciptaan desain hingga produksi demi mencapai kualitas tinggi dengan konstruksi yang dinamis.